Biografi Haruki Murakami, Penulis Hebat Asal Jepang


Pada tahun 1978 Murakami berada di bangku penonton Stadion Jingu menonton pertandingan bisbol antara Yakult Swallows dan Hiroshima Carp ketika Dave Hilton, orang Amerika, datang untuk memukul bola. Menurut cerita yang sering diulang-ulang, dalam sekejap dia berhasil mencetak gol ganda, Murakami tiba-tiba menyadari bahwa dia bisa menulis novel. Dia pulang ke rumah dan mulai menulis malam itu.


Nama: Haruki Murakami

Tanggal Lahir: 12 Januari 1949

Tempat Lahir: Kyoto, Jepang

Pendidikan: Universitas Waseda, 1973


Biografi:

Haruki Murakami lahir di Kyoto, Jepang, pada tahun 1949. Ia dibesarkan di Kobe dan kemudian pindah ke Tokyo, di mana ia kuliah di Universitas Waseda. Setelah kuliah, Murakami membuka bar jazz kecil, yang ia dan istri menjalankannya selama tujuh tahun.

Novel pertama Haruki Murakami, Hear the Wind Sing, memenangkan Penghargaan Sastra Gunzou untuk penulis pemula pada tahun 1979. Ia mengikuti kesuksesan ini dengan dua sekuel, Pinball, 1973 dan A Wild Sheep Chase, yang semuanya membentuk "The Trilogy of the Rat."

Murakami juga penulis novel Hard-Boiled Wonderland and the End of the World; Norwegian Wood; Dance Dance Dance; South of the Border, West of the Sun; The Wind-Up Bird Chronicle; Sputnik Sweetheart; Kafka on the Shore; After Dark; 1Q84; dan Colorless Tsukuru Tazaki and His Years of Pilgrimage. Ia telah menulis tiga kumpulan cerita pendek: The Elephant Vanishes; After the Quake; and Blind Willow, Sleeping Woman; dan novel bergambar, The Strange Library.

Selain itu, Murakami telah menulis beberapa karya nonfiksi. Setelah gempa bumi Hanshin dan serangan gas sarin kereta bawah tanah Tokyo pada tahun 1995, dia mewawancarai para korban yang selamat, serta anggota sekte agama yang bertanggung jawab. Dari wawancara tersebut, ia menerbitkan dua buku nonfiksi di Jepang, yang secara selektif digabungkan menjadi Underground. Ia juga menulis serangkaian esai pribadi tentang lari, berjudul What I Talk About When I Talk About Running.

Penghargaan terbaru dari sekian banyak penghargaan sastra internasional adalah Jerusalem Prize, yang sebelumnya pernah menerima penghargaan J. M. Coetzee, Milan Kundera, dan V. S. Naipaul. Karya Murakami telah diterjemahkan ke lebih dari lima puluh bahasa.


sumber: harukimurakami.com

Tidak ada komentar