Sejarah Singkat Studio Ghibli dan Perjuangan Para Pendiri


Teman-teman yang menyukai anime pasti tidak asing dengan Studio Ghibli, anime yang khas dan cerita yang seru sudah memikat mata dunia terutama penikmat anime.

Film Studio Ghibli dan karakternya yang menggemaskan telah menarik hati orang-orang dari seluruh dunia. Tentu ada beberapa orang yang belum pernah melihat atau setidaknya mendengar karya klasik seperti Spirited Away atau My Neighbor Totoro. Tapi tahukah kamu bahwa itu adalah jalan yang panjang dan sulit menuju ketenaran sampai Studio Ghibli hingga akhirnya diakui?

Ini adalah informasi atau kisah singkat tentang Studio Ghibli. Dikutip dari tokyotreat, berikut penjelasannya.

Studio Ghibli didirikan pada tahun 1985 di Tokyo dan digagas oleh tiga orang pria, Isao Takahata, Toshio Suzuki dan produser film terkenal Hayao Miyazaki. Pendirian ini dengan bantuan dana oleh Tokuma Shoten, sebuah perusahaan penerbit yang kantor utamanya berada di Shibadaimon, Minato, Tokyo. Nama Studio Ghibli didasarkan pada nama Arab untuk "Angin Mediterania" atau "Angin Panas Sahara" karena pendirinya ingin Studio Ghibli meniupkan angin baru di industri anime.

Pada saat yang sama Ghibli juga menjadi nama sebuah pesawat perang Italia dan karena itu juga mewakili kecintaan Hayao Miyazaki pada pesawat dan Italia. Sebelum Miyazaki bekerja untuk Ghibli, dia telah menyutradarai beberapa film seperti Lupin the Third: The Castle of Cagliostro dan Masa Depan Boy Conan.

Film orisinal pertama yang disutradarai oleh Miyazaki adalah Nausicaa of the Valley of the Wind pada tahun 1984. Beberapa orang berpendapat bahwa itu bukan produksi Ghibli yang sebenarnya karena film tersebut dirilis setahun lebih awal dari pembentukan resmi Studio Ghibli. Film resmi Ghibli pertama adalah Laputa: Castle in the Sky.

Dulu, anime masih dipandang rendah di industri film, dan Miyazaki sebagai seorang sutradara belum terlalu berpengaruh dan dihormati seperti sekarang. Ya, dulu memang anime tidak mainstream seperti saat ini di Jepang, oleh karena itu jumlah bioskop yang menayangkan film serta penontonnya juga terbatas. Film yang kini dianggap sukses besar seperti Nausicaa of the Valley of the Wind, Castle in the Sky dan bahkan My Neighbor Totoro sama sekali tidak terkenal saat itu.

Terobosan untuk Studio Ghibli adalah pada tahun 1989 dengan Movie Kiki's Delivery Service, ini terutama berkat iklan di tv. Setelah ini Miyazaki dan produser Suzuki terus membuat lebih banyak hits setelah Kiki.

Film yang membuat Studio Ghibli tumbuh menjadi merek anime internasional adalah Princess Mononoke pada tahun 1997. Banyak orang yang memperdebatkan alasan di balik kesuksesan Studio Ghibli. 3 alasan penting itu bisa jadi:

1. Pemilihan selebriti populer sebagai pengisi suara.

2. Promosi aktif melalui media dan khususnya di TV.

3. Musik disusun oleh komposer hebat.

Berkat Nippon TV, anime tidak lagi dipandang rendah dan kini dihargai oleh beragam penonton. Banyak orang yang sebenarnya tidak menyukai anime masih menyukai Studio Ghibli. Seperti halnya film-film Disney, film-film Ghibli telah menjadi film klasik, tidak hanya kualitasnya yang tinggi, tetapi juga telah mempengaruhi industri anime dan cara pandang masyarakat terhadap anime.

Begitulah cerita tentang sejarah singkat Studio Ghibli. Apa anime Studio Ghibli pertama yang kamu tonton? Dan apa film favoritmu? Yuk, sharing di kolom komentar.


Tidak ada komentar