5 Tanda Kualitas Tidurmu Buruk


Hai teman, bagaimana dengan tidurmu tadi malam? Mimpi indahkah? Atau kamu justru sulit sekali untuk tidur? Nah, agar bangun dengan perasaan segar, penting untuk fokus pada kuantitas tidur — berapa jam kamu tidur setiap malam — serta kualitas tidur, yang menunjukkan seberapa baik tidurmu.

Kualitas tidur yang buruk dapat menyebabkan kamu merasa pusing keesokan harinya dan bahkan dapat dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit Alzheimer. Tetapi menentukan kualitas tidur tidak semudah menghitung jumlah jam yang didapatkan. Pelajari tanda-tanda kualitas tidur yang buruk, dan temukan cara memperbaikinya.

Berdasarkan Sleep Foundation, berikut ini adalah tanda kualitas tidurmu perlu ditingkatkan:


1. Kamu membutuhkan waktu lebih dari 30 menit untuk tertidur setelah berbaring di tempat tidur.

2. Kamu telah didiagnosis mengalami insomnia.

3. Kamu secara teratur bangun lebih dari sekali per malam.

4. Kamu mendapati diri tetap terjaga selama lebih dari 20 menit setelah bangun di tengah malam.

5. Kamu menghabiskan kurang dari 85 persen waktu di tempat tidur untuk tidur.


Cara Meningkatkan Kualitas Tidur


1. Berhenti menonton televisi atau menggunakan perangkat elektronik seperti laptop atau ponsel setidaknya 30 menit sebelum waktu tidur. Cahaya biru yang dipancarkan dari gadget ini dapat membuatmu sulit tidur.

2. Setel termostat kamar ke suhu antara 60 dan 67 derajat Fahrenheit. Tidur di ruangan yang terlalu hangat atau terlalu dingin mengganggu kemampuan tubuh untuk tertidur.

3. Ikuti jadwal tidur yang konsisten. Memiliki kebiasaan tidur yang buruk, seperti tidur terlalu awal (sebelum kamu lelah) atau terlalu larut (saat kamu terlalu lelah) dapat membuatmu lebih sulit untuk tidur nyenyak.

4. Ciptakan rutinitas sebelum tidur yang menenangkan, seperti mandi atau membaca buku. Melakukan aktivitas berenergi tinggi atau membuat stres menurunkan kemungkinan transisi yang mudah ke tidur.

5. Batasi konsumsi alkohol menjadi satu atau dua minuman per hari. Jika kamu muslim, jangan pernah mengonsumsinya.

6. Hindari minuman berkafein dalam empat hingga enam jam sebelum tidur, dan alkohol dalam tiga jam sebelum tidur.


Jika kamu mencoba saran tersebut dan masih merasa kualitas tidurmu buruk dan perlu ditingkatkan, maka bicarakanlah dengan dokter. Seorang dokter dapat merekomendasikan perubahan gaya hidup, pengobatan, atau terapi lain yang dapat meningkatkan kualitas tidurmu.

Tidak ada komentar