Duhai Wanita, Ini Tujuh Pesan Allah Untukmu


Assalamualaikum...

Semoga selalu dalam keadaan sehat lahir batin dan berlimpah nikmat dari-Nya.

Allah Subhanahu Wa Ta'ala memberikan kesempatan yang sama kepada kaum pria dan wanita untuk dapat memasuki surga-Nya, tetapi hal itu haruslah dengan fitrahnya masing-masing sesuai dengan ketetapan yang Allah berikan.

Ada kabar bahagia untuk kaum wanita, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

    "Jika seorang wanita menjaga shalatnya 5 waktu, berpuasa di bulan Ramadhan, menjaga kehormatannya sebagaimana syariat mengaturnya, dan taat kepada suaminya, maka dikatakan kepada wanita; masuklah ke surga melalui pintu manapun yang kalian inginkan." (HR. Ahmad)

Islam sangat menghormati dan menyayangi kaum wanita, Rasulullah juga pernah bersabda:

    "Aku wasiatkan kepada kalian untuk berbuat baik kepada para wanita."

Jangan menyakiti hati wanita dan NO pukul-pukul atau melakukan kekerasan terhadap wanita.

Nah, udah tahu belum kalau Allah memberikan pesan untuk kaum wanita? Pesan-pesan yang diberikan-Nya tersebut sebagai bentuk kasih sayang dan penjagaan Allah kepada kaum wanita.

Mengutip dari laman sunflowords.com, tujuh pesan Allah untuk kaum wanita ini dirangkum dari buku 'Wanita Berkarir Surga' karya Ustadz Felix Siauw. Simak baik-baik ya penjelasannya di bawah ini.


1. Wanita dan Aurat


Mengapa harus menutup aurat?

Perintah ini bukan karena untuk menindas kaum wanita, tetapi justru demi kebaikan dan keamanan wanita, karena banyaknya kasus pelecehan yang terjadi terhadap kaum wanita.

Menutup aurat adalah bentuk penjagaan Allah terhadap wanita. Dalam Al-Quran surah Al-Ahzab ayat 59 disebutkan:

    "Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin; hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."

Berhijab juga harus sempurna yaa, jangan sampai kita sudah berhijab eh masih nampak lekuk tubuh. Coba cek lagi deh.


Pakaian yang digunakan tidak ketat dan tidak transparan, jilbab terulur menutupi dada, kaki kita pun aurat jadi harus memakai kaos kaki.


2. Wanita dan Make-Up

Berhijab syar'i tapi tabarruj, Allah tidak suka orang yang berlebih-lebihan dalam berbusana dan bermake up yang tebal.

    "... janganlah kamu bertabarruj seperti orang-orang jahiliyyah pertama." (QS. Al-Ahzab: 33)

Karena sama saja kita membantu kaum pria untuk menikmati keindahan yang ada di wajah kita. Islam menjaga agar kita tampil sederhana, tidak terlalu mencolok.

Boleh kok berhias dan tampil cantik, tapi ingat Allah memerintahkannya hanya kepada suami kita.

Eitss, jangan disalah artikan kalau muslimah itu harus jelek, buluk, ngga terawat yaa! Maksudnya, menyederhanakan penampilan dan tidak berlebihan.

3. Wanita dan Parfum

Wanita yang memakai wewangian berlebihan di dalam Islam sangat dilarang. Bau wangi yang ada pada wanita dapat menggoda kaum pria dan dapat membangkitkan syahwat mereka.

    "Seorang perempuan yang mengenakan wewangian lalu melalui sekumpulan laki-laki agar mereka mencium bau harum yang dia pakai, maka perempuan tersebut adalah seorang pelacur." (HR. An Nasai, Abu Daud, At-Tirmidzi, dan Ahmad)

Tetapi bukan berarti para wanita tidak mesti memperhatikan bau badannya yaa... Ini harus banget diperhatikan, berpenampilan rapi dan bersih sangat diutamakan dalam Islam.

Jangan sampai bau badan mengganggu orang-orang di lingkungan sekitar kita.

4. Wanita dan Perilaku

Islam telah mengatur cara berperilaku dan berpenampilan sesuai dengan kodratnya masing-masing.

    "Rasulullah melaknat kaum pria yang menyerupai kaum wanita dan kaum wanita yang menyerupai kaum pria." (HR. Bukhari)

Jangan sampai kita dilaknat oleh Allah Azza wa Jalla karena yang kodratnya sebagai kaum wanita malah menyerupai kaum pria. Menyerupai cara berperilaku dan juga cara berpakaiannya.

5. Wanita dan Rumah

Wanita yang salihah selalu menjadikan rumahnya seperti surga bagi keluarganya.

    "Dan hendaklah kalian tetap di dalam rumah kalian." (QS. Al-Ahzab: 33)

Bagi seorang wanita yang sudah menjadi istri, sebaiknya betah-betahlah di rumah. Tugas mulia seorang istri saat di rumah yaitu membereskan rumah, menyiapkan makanan, melayani suami dan anaknya, lalu ketika ia hendak pergi selalu meminta izin suaminya.

Sebab patuhnya seorang perempuan dan menyenangkan hati suami adalah tugas sebagai seorang pendamping. *kita yang masih jomblo kudu sabar yaa wkwk*

6. Wanita dan Rasa Malu

Rasulullah bersabda:

"Malu dan iman senantiasa bersama. Apabila salah satunya dicabut, maka hilanglah yang lainnya." (HR. al-Hakim, HR. ath-Thabrani)

Islam mengajarkan kepada wanita agar memiliki sifat malu. Sifat malu yang ada pada diri wanita adalah hal yang dapat menambah keimanan seorang wanita dan juga membuat kaum wanita menjadi terhormat dan dimuliakan.

Sifat malu wanita yang harus dijaga:

- menjaga pandangan dari hal yang tidak diperbolehkan dalam Islam

- tidak melemah-lembutkan suara ketika berbicara pada lawan jenis

- tidak tertawa terbahak-bahak

- dilarang melenggak-lenggok untuk mencari perhatian

    "Rasa malu tidaklah mendatangkan sesuatu kecuali kebaikan." (HR. Bukhari dan HR. Muslim)

7. Wanita dan Rasa Syukur

Wanita yang dijaga oleh Allah ia selalu menjadikan rasa syukurnya kepada Allah lebih, tidak muluk-muluk dengan keinginan yang menggunung. Islam mengajarkan agar wanita salihah lebih banyak bersyukur atas nikmat-nikmat yang Allah berikan.

Bila sudah menjadi istri, maka harus bersyukur terutama kepada suaminya, dan menerima apa saja yang suaminya berikan dengan penuh rasa syukur.

    "Allah tidak akan melihat seorang istri yang tidak mau berterima kasih atas kebaikan suaminya padahal ia selalu butuh kepada suaminya." (HR. an-Nasai, HR. Ash-Shahihah)

Nah, itulah pesan-pesan Allah Subhanahu Wa Ta'ala untuk kaum wanita. Semoga kita bisa mengamalkannya dengan baik yaa. Semoga kita, para wanita termasuk ke dalam orang-orang yang diminta untuk memasuki surga dari pintu manapun. Aamiin.

No comments